Roti Tawar Sederhana Tanpa Telur/Eggless Simple Bread

Roti Tawar Sederhana Tanpa Telur/Eggless Simple Bread 1

Jadi, salah satu misteri perbakingan (halah istilah apa ini) yang kuhadapi selama ini adalah, kalau bikin adonan roti, dag-dig-dug susah kalis, hahahaha. Tiap nonton video masak orang, lho kok kayaknya gampang banget berapa menit udah bisa stretched gitu. Nah, meski kali ini judulnya roti tawar sederhana, kasusnya hampir sama, susah kalis! *nangis*

Aku sampai bolak-balik nonton video di Youtube tapi tetap gak kalis-kalis. Huvt. Entah, mungkin karena tepungnya kali ya? Kali ini memang berasa agak lembab. Ceritanya, ini tepung sudah lumayan lama, hahahaha. Disimpan baik sih, tapi ya… cuma tebakan jadi nggak tau apa ada hubungannya dengan adonan susah kalis.

Anyway, rotinya tetap jadi. Nggak sebagus yang diharapkan, tapi rasanya enak kok. Salah satu kesalahan lain adalah loyang yang kegedean, hahahaha. Jadi rotinya nggak bisa manjat. Mungkin kali berikutnya, takarannya bakal ditambah.

Ini penampakan rotinya sebelum masuk ke oven.

Roti Tawar Sederhana Tanpa Telur/Eggless Simple Bread 3
Ada yang bilang mirip pocong, ada yang bilang mirip penis. Hadeh.

Trivia, ini sebenarnya udah bongkar pasang, hahaha. Karena ternyata susah juga menggulung roti biar dia nggak mekar misah. Jadi, pas udah digulung, terus diistirahatkan, rotinya membuka lagi, hahaha. Sebel sih hahahaha.

Bentuk pertamanya malah kayak gini.

Roti Tawar Sederhana Tanpa Telur/Eggless Simple Bread 5

Yah, untuk kali pertama, lumayan menyenangkanlah. Besok mau bikin lagi, soalnya Aqeela suka. Tumben, hahaha. Jadi bisa ganti makanan kalau dia susah makan nasi.

Bahan

  • 250gr tepung terigu protein tinggi
  • 30gr (2sdm) gula pasir
  • 1sdt ragi instan
  • 130-140cc susu full cream
  • 30gr mentega
  • 1/2sdt garam

Cara Membuat

  • Campur tepung, gula, ragi. Tambahkan susu secara bertahap.
  • Uleni hingga setengah kalis.
  • Campur mentega dan garam.
  • Uleni hingga kalis. Tanda kalis: tidak lengket, dan kalau diregangkan, jadi selaput yang tidak mudah robek.
  • Diamkan sekitar 10 menit dalam bentuk persegi panjang.
  • Gilas adonan di meja datar sampai tipis memanjang, usahakan sesuai ukuran loyang (yang disarankan sekitar 22x10x8cm)
  • Lekatkan salah satu ujung (bisa digencet agar menempel di meja), lalu gulung dari arah satunya hingga jadi gulungan. Pastikan gulungan rapat dan tidak ada udara.
  • Taruh di dalam loyang yang telah diolesi margarine tipis.
  • Diamkan sekitar 90 menit atau hingga mengembang dua kali lipat.
  • Olesi tipis atasnya dengan susu cair.
  • Panggang dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya dalam suhu 180-200oC selama 25 menit.
  • Angkat, olesi atasnya dengan margarine/susu.
  • Potong tipis sesuai selera.

Sejauh ini, aku makannya pakai selai nanas. Manis-asamnya terasa pas dengan tekstur roti yang nggak terlalu lembut.

Demikianlah, selamat mencoba.