Penulis: Harun Malaia

Radio 1
Posted in CERPEN

Radio

“Selamat malam,” penyiar bersuara serak itu memulai acaranya. Ini siaran radio favoritku. Aku mengencangkan volumenya. Meski harus…

cinta dan sebatang rokok
Posted in CERPEN

Cinta dan Sebatang Rokok

“Belum tidur?” Aku sampai menjatuhkan korek api dari tanganku. Tak kusangka Nenek masih terjaga. Ini sudah lewat…

Kesah Penyihir 2
Posted in CERPEN

Kesah Penyihir

Apa yang kalian ketahui tentang penyihir? Atau, jika kusebutkan kata ‘sihir’, apa yang terlintas di benak? Hampir…

Pertemuan di Kereta 3
Posted in CERPEN

Pertemuan di Kereta

“Kau paham konsekuensi semua ini, kan?” kalimat terakhir dari penyihir bermata emas itu terngiang-ngiang. “Mengubah masa lalu—sekecil…

Waktu Berhenti di Matanya 4
Posted in CERPEN

Waktu Berhenti di Matanya

Jam berapa? Sekilas tak ada yang janggal dari jawabannya atas pertanyaanku barusan. Ia menjawab ringkas, lalu tersenyum,…