Di Tepi Sungai 1
Posted in CERPEN

Di Tepi Sungai

Setiap kali melihat anak itu, aku tidak akan pernah melupakan ibunya. ♣ Namanya Hena. Aku tidak ingat persis kapan pertama kali mengenalnya. Sejauh yang bisa kukenang, ia salah satu teman…

Di Tepi Sungai 2
Posted in CERPEN

lalu kelindan

“Do you know what is the strongest spell that evil ever casted?” dia bertanya. Aku menguap lebar, lalu kembali menatap layar ponsel. “Huh?” “Tahu, nggak?” Aku menggeliat sampai gigiku gemeletuk….

Di Tepi Sungai 3
Posted in CERPEN

perempuan gila dan bayinya yang berusia seminggu

Aku mencintai perempuan gila itu. Perkara itu sudah jelas. Apakah dia membalas perasaanku, tak pernah diketahui. Tak akan pernah. Karena kini dia sudah mati. Seorang pengendara mabuk menabraknya saat dia…

Di Tepi Sungai 4
Posted in CERPEN

sang sejuk

“Apakah akan berbekas?” Eliana menggeleng pelan, melirik sekilas pada kerutan di antara kedua alis putrinya. “Kuharap tidak.” Dengan hati-hati dimasukkannya gunting, plester, serta sisa kasa ke dalam kotak plastik yang…

Di Tepi Sungai 5
Posted in CERPEN

Mayat, Mima

Seumpama bukan karena dua ekor kucing hitam berekor putih yang bertengkar di atap rumah, belum tentu mayat Tuk Hasan sudah ditemukan. Hari itu, seperti biasa Mima masuk lewat pintu samping;…